Metode pengadaan barang/jasa pemerintah ada 5 (lima) untuk Barang, Konstruksi dan Jasa lainnya yaitu :

1. E-purchasing;
2. Pengadaan Langsung;
3. Penunjukan Langsung;
4. Tender Cepat; dan
5. Tender.

Dimana:

  1. E-purchasing dilaksanakan untuk Barang/ Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang sudah tercantum dalam katalog elektronik.
  2. Pengadaan Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat dilaksanakan untuk Barang/ Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bernilai paling banyak
    Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).
  3. Penunjukan Langsung dilaksanakan untuk Barang/Pekerjaan
    Konstruksi/Jasa Lainnya dalam keadaan tertentu.
  4. Tender Cepat dilaksanakan dalam hal:
    a. spesifikasi dan volume pekerjaannya sudah dapat ditentukan secara rinci; dan
    b. Pelaku Usaha telah terkualifikasi dalam Sistem Informasi Kinerja Penyedia.
  5. Tender dilaksanakan dalam hal tidak dapat menggunakan metode pemilihan Penyedia sebagaimana dimaksud pada point 1 sampai dengan point 4.

Sedangkan untuk jasa konsultansi ada 3 (tiga):

1. Seleksi;
2. Pengadaan Langsung; dan
3. Penunjukan Langsung.

Dimana :

  1. Seleksi sebagaimana dilaksanakan untuk Jasa Konsultansi bernilai paling sedikit di atas Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
  2. Pengadaan Langsung dilaksanakan untuk Jasa Konsultansi yang bernilai sampai dengan paling banyak Rp100.000.000,00
    (seratus juta rupiah).
  3. Penunjukan Langsung dilaksanakan untuk Jasa Konsultansi dalam keadaan tertentu.

Sumber : Perpres 16/2018

Leave a Reply