sumber : http://www.bpk.go.id/web/?p=13918

Wakil  Ketua BPK Hasan Bisri mengatakan, kunci untuk memperoleh opini laporan keuangan lebih baik ada lima. “Kunci pertama adalah komitmen, kenali masalah, tunjuk orang-orang yang harus diberi tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah itu, buat jadwal (action plan), dan yang terakhir dikontrol secara periodik. Apabila cara seperti ini dilakukan, pada umumnya berhasil,” jelas Hasan Bisri.

Pernyataan itu dilontarkan dalam kegiatan sosialisasi bertema “Pemeriksaan BPK: Mengawal Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Negara” yang diadakan BPK RI, pada Senin, 19 November 2012. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan public awareness BPK RI, yang ditujukan untuk para pemangku kepentingan di daerah khususnya Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat. Selain Wakil Ketua BPK RI Hasan Bisri, bertindak sebagai pembicara pada kegiatan ini adalah Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Zulkieflimansyah. Acara digelar di Sekolah Tinggi Teknologi Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Gubernur NTB, Zaenul Majdi, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi NTB, Eldy Mustafa, Bupati Sumbawa, Jamaluddin Malik, pimpinan DPRD Provinsi NTB, Kepala Biro Humas dan Luar Negeri BPK RI Bahtiar Arif, para Pimpinan Instansi Vertikal Provinsi NTB, serta para pejabat di lingkungan Pemda NTB dan BPK RI.

Pada kesempatan ini, Wakil Ketua BPK RI juga menjelaskan antara lain tentang landasan hukum, kedudukan, sumber daya manusia, jenis pemeriksaan, opini, tugas, fungsi dan kewenangan BPK RI. Selain itu Wakil Ketua BPK RI mengungkapkan terkesan dengan ide pembangunan STTS mengingat lokasi yang berada di pegunungan. “Biasanya ide besar selalu tidak masuk akal dan aneh di pikiran orang lain, saya berharap pelaksanaan pendidikan di STTS nantinya berjalan dengan lancar,” ungkap Hasan Bisri.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI, membahas megenai peran BPK dalam mewujudkan kualitas anggaran daerah serta pengawasan yang dilakukan oleh DPR RI. DPR RI memberikan perhatian yang kuat terhadap peningkatan kapasitas SDM dan perbaikan sistem, mekanisme, dan standar pemeriksaan BPK. Terkait  pembangunan STTS yang sedang berjalan, beliau berharap sekolah ini bisa terealisasi serta berguna bagi masyarakat Sumbawa. “Mudah-mudahan institusi yang penting buat kita ini, bisa hadir disini bukan hanya untuk masyarakat Sumbawa tetapi untuk masyarakat NTB dan Indonesia pada umumnya” ungkap Zulkieflimansyah.

Senada dengan Zulkieflimansyah, Gubernur NTB dalam sambutannya mengemukakan bahwa, sangat terkesan dengan acara sosialisasi ini, karena dapat memberikan pengetahuan tentang BPK RI dan bermanfaat bagi Sumbawa dan NTB pada umumya. “Saya punya optimisme, Sumbawa yang kita cintai ini akan jauh lebih maju pada masa yang akan datang,” tegas Zaenul Majdi.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi NTB melaporkan bahwa BPK Perwakilan NTB telah memberikan opini kepada 11 entitas, dengan berbagai opini sesuai dengan gambaran dan fakta pengelolaan serta pertanggung jawaban keuangan daerah. BPK memberikan apresiasi atas usaha perbaikan yang dilakukan oleh pemda yang semakin besar. ”Besar harapan kami bahwa rencana aksi untuk perbaikan tersebut dilaksanakan, sehingga LKPD tahun mendatang terjadi perbaikan yang signifikan,” tambah Eldy Mustafa.

Leave a Reply