Sumber : http://dunia.vivanews.com/news/read/301398-dituduh-plagiat–presiden-hungaria-mundur

VIVAnews – Presiden Hungaria Pal Schmitt memutuskan mengundurkan diri, Senin waktu setempat, menyusul tuduhan plagiatisme pada disertasi doktoralnya. Akibat tuduhan tersebut, dia dibayangi pemakzulan oleh anggota parlemen kubu oposisi.

Pengunduran dirinya dilakukan beberapa hari setelah Schmitt bersumpah bahwa disertasinya bukan hasil plagiat. Sejak kasus ini diungkapkan oleh majalah Hungarian HVG Januari lalu, gelombang demonstrasi masyarakat muncul, menuntut mantan juara anggar olimpiade tahun 60an ini mundur.

“Di situasi seperti ini, ketika permasalahan pribadi saya memecah belah negara, bukannya menyatukannya, saya pikir sudah saatnya mengakhiri pekerjaan, dan mengundurkan diri,” kata Schmitt di parlemen, dikutip dari CNN.

Schmitt menulis disertasinya pada tahun 1992 di University of Physical Education, yang sekarang menjadi bagian Universitas Semmelweis di Budapest. Menurut penyelidikan universitas, sebagian besar isi disertasinya adalah hasil plagiat.

Komite penyelidikan mengatakan, sekitar 200 dari 215 halaman disertasinya mirip dengan disertasi lainnya atau merupakan terjemahan langsung. Akibat temuan ini, universitas mencabut gelar doktor Schmitt pada Kamis pekan lalu.

“Karena disertasi doktoralnya didasarkan pada terjemahan panjang, maka tidak memenuhi kriteria etis dan profesional dari persyaratan bahwa ‘disertasi ditulis menggunakan metode ilmiah’ untuk mendapatkan gelar doktor,” tulis pernyataan kampus tersebut.

Reuters menuliskan, akibat tuduhan tersebut, kubu oposisi di parlemen tengah menggodok rencana pemakzulan dengan melobi anggota lainnya demi mendapatkan dua pertiga suara.

Menggantikan Schmitt, Ketua Parlemen Laszlo Kover akan menjadi presiden sementara. Menurut undang-undang Hungaria, parlemen memiliki waktu 30 hari untuk mencari presiden baru Hungaria. (eh)

Leave a Reply