Dengan semakin berkembangnya kemajuan organisasi dan di butuhkannya berbagai tugas dan fungsi yang akurat dan teruji, maka dibutuhkan pula berbagai prosfesional dalam mengemban tugas dan tanggung jawab fungsi tersebut, akhirnya muncullah berbagai sertifikasi profesional, diantaranya :

1. Sertifikasi CPA (Certified Public Accountant) dikeluarkan di negara bagian tempat kedudukan yang bersangkutan berupa izin untuk menawarkan jasa auditing kepada publik, walaupun kebanyakan kantor akuntan juga menawakan jasa akuntansi, perpajakan, bantuan litigasi dan konsultansi keuangan lainnya. Persyaratan untuk mendapat sertifikat CPA bervariasi di antara negara bagian, namun ujian Uniform Certified Public Accountant diharuskan di setiap negara bagian. Ujian ini dibuat dan diperiksa oleh American Institute of Certified Public Accountants.

2. Sertifikasi CIA /QIA (Certified Internal Auditor) dikeluarkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA), yang diberikan kepada kandidat yang lulus dalam empat bagian ujian. CIA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik.

3. Sertifikasi CMA (Certified Management Accountant) diberikan oleh Institute of Management Accountants (IMA), yang diberikan kepada kandidat yang dinyatakan lulus dalam empat bagian ujian dan memenuhi pengalaman praktik tertentu berdasarakan ketentuan IMA. CMA kebanyakan memberikan jasanya kepada pemberi kerja langsung bukan kepada publik. CMA juga bisa menawarkan jasanya kepada publik, namun dengan lingkup yang lebih kecil dibanding CPA.

4. Sertifikat  CFA (Chartered Financial Analyst) adalah untuk mewakili profesional daerah mereka yang terlibat dalam setiap aspek manajemen investasi atau penelitian investasi melalui status kita sebagai Masyarakat berafiliasi dengan CFA Institute. Tanggung jawab ini termasuk menjamin representasi kita dalam hal investasi kepentingan nasional, termasuk peraturan industri efek di kedua Negara dan tingkat Nasional. Selanjutnya, masyarakat menyediakan anggotanya dengan program-program berkualitas yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan investasi dari keanggotaan kita. Di bidang pendidikan, masyarakat menyediakan koordinasi dan bantuan kepada orang-orang berusaha untuk mendapatkan penunjukan Analis Chartered Financial.

5. Sertifikat CISA (Certified Information Systems Auditor) Sesuai namanya, gelar CISA ini terkait erat dengan profesi Information Technology (IT) auditor. Namun banyak juga CISA-holder yang non-IT auditor, seperti misalnya IT/Information Systems (IS) security consultant, IT/IS consultant, compliance/risk management, de-el-el.

Menurut ISACA di brosurnya, pemegang gelar CISA mempunyai competitive advantage dengan memastikan bahwa:

  1. Audit sistem informasi dilakukan sesuai dengan standar, panduan, dan best practises terkait
  2. Suatu perusahaan melaksanakan tata-kelola teknologi informasi (corporate governance of IT)
  3. Manajemen atas sistem dan infrastruktur IT (systems and infrastructure life cycle management) dilakukan sesuai dengan tujuan perusahaan
  4. Arsitektur keamanan didesain untuk menjaga prinsip kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability) atas information assets
  5. Program disaster recovery dan business continuity direncanakan dengan baik dan dampak resikonya diminimalisir.

Sumber :

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi

2. http://www.cfasociety.org/indonesia/Pages/About.aspx

3. http://mukhsonrofi.wordpress.com/2008/10/23/cisa-gelar-it-auditor-bernilai-jual-tinggi/

Leave a Reply